Risalatul Mahid adalah sebuah kitab fiqh klasik yang membahas secara mendalam permasalahan darah wanita (dima’ al-mar’ah), khususnya terkait haid, nifas, dan istihadah. Kitab ini disusun oleh KH Masruhan Ihsan, seorang ulama asal Demak, sekitar tahun 1956, dan ditulis menggunakan aksara Arab Jawi (pegon) yang khas digunakan dalam tradisi pesantren Jawa.
Kitab ini terdiri dari 55 halaman dan dirancang sebagai panduan praktis bagi perempuan Muslimah, terutama santri putri, untuk memahami hukum-hukum fiqh terkait haid, seperti waktu haid, ciri-ciri darah haid, istihadah, dan tata cara bersuci.
Selain itu, Risalatul Mahid juga membahas pandangan Islam terhadap upacara tradisional Jawa terkait kehamilan dan kelahiran, seperti tingkeban, serta memberikan pencerahan mengenai stigma sosial terhadap anak haram.
Kitab ini menjadi referensi penting dalam kajian fiqh wanita di pesantren-pesantren tradisional dan memiliki nilai historis sebagai karya ulama Nusantara yang patut diapresiasi.