Hero Banner 2
Hero Banner 5

Perpustakaan

Curriculum Picture
7 months ago
kitab Tafsir ath-Thabari
Admin Web
Admin Web
Administrator

Kitab Tafsir ath-Thabari, yang nama lengkapnya adalah Jami' al-Bayan 'an Ta'wil Ayi al-Qur'an (جامع البيان عن تأويل آي القرآن), adalah kitab tafsir Al-Qur'an yang paling kuno dan monumental dalam sejarah Islam. Ditulis oleh ulama ensiklopedis Abu Ja'far Muhammad bin Jarir ath-Thabari (w. 310 H/923 M), kitab ini dianggap sebagai fondasi bagi semua kitab tafsir yang datang setelahnya.

Metode Tafsir (Tafsir Bi al-Ma'tsur)

 

Metode utama yang digunakan oleh Imam ath-Thabari adalah tafsir bi al-ma'tsur, yaitu menafsirkan Al-Qur'an dengan menggunakan riwayat-riwayat yang bersumber dari:

  1. Al-Qur'an itu sendiri: Menjelaskan satu ayat dengan ayat lain yang maknanya saling melengkapi.

  2. Hadis Nabi Muhammad ﷺ: Mengutip sabda Nabi ﷺ yang menjelaskan makna ayat.

  3. Perkataan Sahabat: Mengumpulkan pendapat para sahabat Nabi, terutama empat Khulafa'ur Rasyidin dan sahabat-sahabat senior lainnya.

  4. Perkataan Tabi'in: Mencantumkan pendapat para ulama generasi setelah sahabat.

Imam ath-Thabari menyajikan setiap riwayat secara terperinci dengan sanad (rantai periwayatan) yang lengkap, kemudian menganalisis dan membandingkan riwayat-riwayat tersebut untuk menentukan mana yang paling kuat.

 

Ciri Khas dan Keunikan

 

  • Keluasan dan Kekayaan Riwayat: Kitab ini adalah "perpustakaan" riwayat tafsir. Ath-Thabari mengumpulkan hampir semua riwayat yang ada pada masanya, termasuk yang sahih, hasan, dhaif (lemah), bahkan yang maudhu' (palsu). Namun, kelemahannya terletak pada tidak adanya seleksi awal yang ketat, sehingga pembaca dituntut untuk memiliki pengetahuan ilmu hadis yang memadai.

  • Analisis dan Tarjih: Setelah menyajikan riwayat-riwayat, ath-Thabari tidak berhenti di situ. Beliau kemudian menganalisis riwayat-riwayat tersebut dan melakukan tarjih (menilai mana yang lebih kuat) untuk menentukan pendapat yang paling shahih. Ia sering kali mengemukakan argumen-argumen logis dan gramatikal untuk mendukung pilihannya.

  • Tidak Hanya Tafsir: Kitab ini juga kaya akan pembahasan kebahasaan (lughah), gramatika (i'rab), qira'at (cara baca), dan hukum fikih yang terkandung dalam ayat.

 

Pengaruh dan Kedudukan

Karena kedalaman dan kelengkapannya, Tafsir ath-Thabari dianggap sebagai kitab induk dari semua kitab tafsir riwayat. Para mufasir setelahnya, seperti Ibnu Katsir, sering merujuk dan mengambil materi dari kitab ini. Kitab ini menjadi sumber primer yang tak tergantikan bagi para ulama dan akademisi yang ingin mendalami Al-Qur'an dan sejarah tafsir.

Meskipun demikian, karena ukurannya yang sangat tebal (mencapai lebih dari 20 jilid) dan isinya yang memuat banyak riwayat dengan sanad, kitab ini tidak cocok untuk dibaca oleh masyarakat umum. Ia lebih sering digunakan sebagai rujukan akademis untuk penelitian dan pendalaman ilmu tafsir.

Alamat
Jl. Raya Ketawang No 01 Gondanglegi Malang Jawa Timur
Telepon
+6282143692290
Email
mahadalyalzamachsyari@gmail.com
mahadalyalzamachsyari.ac.id
Logo Mahadaly
Ma’had Aly merupakan lembaga pendidikan tinggi Islam yang berdedikasi untuk mencetak para ulama berkualitas yang hadir sebagai jawaban atas kebutuhan akan pemimpin umat untuk menjawab tantangan modern di berbagai aspek kehidupan.
Berita Terbaru
Copyright © 2025 by Mahadaly. All Right Reserved.
Preloader