✨ MUSABAQAH QIRAATIL KUTUB (MQK) INTERNASIONAL PERTAMA 2025 ✨
“Menghidupkan Tradisi Keilmuan, Menguatkan Peradaban Islam Dunia”
Pondok Pesantren As’adiyah Sengkang, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, mencatat sejarah baru dalam dunia pesantren dan keilmuan Islam dengan menjadi tuan rumah Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) Internasional pertama yang diselenggarakan pada 1–7 Oktober 2025.
Kegiatan bergengsi ini diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai pesantren dalam negeri serta perwakilan lembaga Islam dari berbagai negara, yang semuanya berkumpul untuk menunjukkan kemampuan mereka dalam membaca, memahami, dan mengkaji kitab-kitab turats (klasik).
Empat mahasantri Ma’had Aly Al Zamachsyari turut berkontribusi, yakni Khanza Maulidiya, Lilik Nur Rohmah, dan Alifiyah Nur Hasanah di bidang debat qonun, serta Ubaidillah di bidang tarkib digital. di dampingi oleh Almukarrom Agus Ulul Basho'ir sebagai mudarris pendamping.
MQK Internasional 2025 tidak hanya menjadi ajang kompetisi keilmuan, tetapi juga menjadi wadah silaturahmi intelektual antar pesantren dan ulama dunia, memperkuat jejaring keilmuan Islam berbasis kitab kuning, serta meneguhkan peran pesantren sebagai pusat peradaban dan penjaga khazanah ilmu Islam klasik.
Selama satu pekan pelaksanaan, para peserta berkompetisi dalam berbagai cabang lomba—mulai dari fiqih, tafsir, hadits, hingga akhlak dan tasawuf—dengan sistem penilaian yang ketat dari dewan juri internasional. Selain lomba, kegiatan ini juga diramaikan dengan seminar internasional, pameran karya pesantren, dan halaqah ilmiah yang melibatkan tokoh-tokoh besar dari berbagai negara Muslim.
Melalui penyelenggaraan MQK Internasional ini, Pesantren As’adiyah Sengkang tidak hanya menegaskan kiprahnya sebagai lembaga pendidikan Islam yang bersejarah, tetapi juga sebagai penjaga tradisi keilmuan Islam dunia yang terus relevan di tengah tantangan zaman.